RSS InfoPalestina .com
By Khaled Fayyad
I feel dizzy and its hard for me to walk.
I am in pain and hurt all over.
I could only hear the screams of my friends
As the bombs fall on our playground.
I see their bodies
Lying about me
Torn and lifeless;
I call their names,
They do not answer;
I touch them,
They do not move.
I shake them,
They do not stir.
I am afraid.
I run looking for my sister
I find her amongst the rubble,
Her beautiful face scares me
I do understand
Its is scarred and bloodied
And covered with dust.
Where is her hand
Which she used to hold me with?
Why do her eyes stare at me but not blink?
Why can she not call my name?
Why can she not talk to me?
Why can she not smile?
Why can she not breathe?
I do not understand.
I want to go home.
I do not like school any more
I want to go home
Home to my mom!
Mom where are you?
Why are you not here?
My hands and legs hurt
My face is covered with blood.
My uniform is torn and dirty
I am cold
I do not know what to do
I am all alone
Frightened and hungry.
I cannot play anymore
My school is gone
My playground lies in rubble
My sister cannot help me if I fall
She lost her hand
and does not want to move.
My friends are all gone
I don’t want to play any more.
I do not understand
I am little boy
I am only a child!
I run home
Many people are there
They all look at me with tears in their eyes
Why are they not smiling?
I thought my home was here
Where did it go?
Did the same thing that happened to my school
Happen to my home?
It is gone
My bed is broken and I have no pillow
I have no blanket
I cannot find my only toy
My coloring pens are not there
I cannot draw any more!
I am in pain
Cold and hungry.
My legs, my arms hurt
My face is cut
Mom
Where are you?
People tell me she is gone
The bombs took her away
They came from the sky….
I thought God lives there
Did He send them to take my mom?
Why?
I thought God loved me too!
Why would He take her from me?
Who will tuck me in
Who will hold me in their arms
Who will wash my face?
Who will feed me
who will love me?
Mom, mom, where are you?
I call her crying.
I am afraid
I need you
I want you
I hurt and I am in pain.
I hear her but cannot find her
The bombs took her away
But her voice stayed here.
I wish they would take me
I want to be with her
She is my only mom
She loves me and I love her too!
I do not understand
I am little boy
Without school and books
Without a playground,
With a sister who cannot blink
Because they took away her hand.
I am only a child from Gaza
My home is gone
My only mom is gone
People look at me and cry
I look at the sky
Crying
I ask God
Why?
Give me back my mom.
He does not answer me
I am all alone
I hurt
I am hungry and cold.
I am only a child from Gaza ,
I want my mom,
I want my toy.
source: http://www.aljazeera.com/news/articles/39/A_child_from_Gaza.html#
Link
[ 13/01/2009 - 03:30 ]
Gaza – Infopalestina: Meski serangan brutal Israel di darat, laut dan udara ke Jalur Gaza selama 16 hari dengan pengerahan senjata cangkih, bahkan dengan senjata yang dilarang undang-undang internasional, namun Batalion Izzudin Al-Qassam mampu bekerja dengan percaya diri dan baik. Mereka mampu memberikan kejutan-kejutan dalam perlawanan sehingga Israel gagal mewujudkan targetnya.
Disamping itu roket perlawanan Hamas mampu menjatuhkan pesawat Israel dan sejumlah operasi perlawanan yang sangat jituh menyasar nyawa serdadu Israel.
Kekuatan roket
Di level kekuatan roket Al-Qassam, ada sejumlah perkembangan yang dicapai;
- Kemampuan menyerang berkesinambungan dengan roket Al-Qassam dan Grade ke jantung Israel dengan jumlah intens. Serangan itu dilakukan di tengah serangan Israel darat, udara dan laut. Dari awal Israel ingin menghentikan serangan ini tapi tidak berhasil dalam agresi militernya di Jalur Gaza.
- Jika media Israel edisi (11/1) bahwa jumlah roket Palestina yang dilepaskan dari Jalur Gaza ke Israel berjumlah 683 maka, Al-Qassam masih memiliki jumlah lebih besar dari itu.
- Jarak jangkau roket yang bisa menembus kota Ovkem dan setelahnya, Asdod dan setelah ke arah utara yang melindungi pelabuhan Israel di wilayah Palestina jajahan Israel tahun 1948.
- Ketepatan roket perlawanan yang bisa menembus pangkalan militer strategi Israel pertama kalinya yakni pangkalan Makhayem. Pangkalan militer udara Israel sejauh 50 km dari Jalur Gaza.
Roket darat dan Jatuhkan pesawat Israel
Menurut pakar militer Thalat Muslim menegaskan bahwa kesinambungan perlawanan dalam melepaskan roket ke Israel hingga menembus pangkalan udara Israel memberikan isyarat bahwa mereka berhasil melakukan perlawanan.
Roket perlawanan milik Al-Qassam juga mampu menyerang pesawat helitempur Israel dan memaksanya mendarat. Bahkan mampu menjatuhkan sebuah pesawat pengintai Israel.
Batalion Al-Qassam Sabtu lalu (11/1) menyatakan mampu menyerang pesawat helitempur Israel ketika berada di udara Jalur Gaza dan memaksanya mendarat. Sumber Israel menyebutkan bahwa Al-Qassam pertama kali menggunakan jenis roket anti pesawat sehingga menyulitkan operasi serangan udara Israel.
Peningkatan operasi di darat
Di lapangan, Batalion Al-Qassam membuktikan bahwa selama 10 hari dalam operasi darat Israel mereka mampu menghadapi serangan Israel dengan menimbulkan jumlah korban di kalangan pasukan Israel.
Pihak Al-Qassam sudah bisa membaca rencana serangan darat Israel dan menghadapinya dengan baik. Mereka memasang sejumlah bom ranjau sehingga menyebabkan pasukan Israel yang tewas cukup banyak. Bom-bom yang dipasang perlawanan itu sangat banyak dan akan menjebak pasukan Israel yang merangsek ke Jalur Gaza.
Abu Muadz seorang jubir Al-Qassam menegaskan bahwa pejuang mereka akan mampu bertahan di lapangan dalam beberapa pekan ke depan. Padahal pasukan cadangan milik Al-Qassam belum dietrjunkan. Dan mereka memiliki kesiapan yang sama dengan pasukan inti. Ia menambahkan bahwa bukan rahasia kami memiliki satu-satuan pasukan. Adalah satuan Murabitun (penjaga), qannasha (penembak jitu), midfaiyah (pelontar roket), isytisyhadiyyin (pelaku bom syahid), regu pelontar roket darat dan lain-lain yang akan mengejutkan Israel. (bn-bsyr)
Recent Comments